Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purworejo melaksanakan Kuliah Lapangan Filologi di Museum Sonobudoyo Yogyakarta pada Rabu (7/5/2025). Kegiatan yang mengusung tema “PBSJ Ngangsu Kawruh” ini diikuti oleh dosen pengampu Mata Kuliah Filologi serta mahasiswa PBSJ semester 3 dan semester 6.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB di Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Kuliah lapangan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan materi yang telah dipelajari di kelas dengan objek budaya dan peninggalan sejarah secara langsung.
Museum Sonobudoyo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menyimpan berbagai koleksi budaya yang berkaitan dengan sejarah dan peradaban Jawa serta Nusantara. Berbagai koleksi yang tersedia, termasuk naskah kuno, menjadi sumber pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa dalam mempelajari filologi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung koleksi naskah yang terdapat di Museum Sonobudoyo. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengenali objek kajian filologi sekaligus memahami nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan perjalanan dari Universitas Muhammadiyah Purworejo menuju Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Setelah tiba di lokasi, peserta melakukan registrasi masuk museum. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan observasi koleksi naskah Sonobudoyo pada pukul 08.30–10.00 WIB.
Setelah kegiatan observasi, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan exploring Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Pada sesi ini, peserta dapat melihat berbagai koleksi museum secara langsung dan memperoleh pengalaman belajar melalui pengamatan terhadap benda-benda budaya yang tersimpan di dalam museum.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan exploring Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai budaya dan sejarah Jawa.
Kuliah Lapangan Filologi ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai filologi secara teoritis, tetapi juga melatih mahasiswa untuk mengamati, mengidentifikasi, dan menganalisis benda-benda budaya secara lebih kritis. Pengalaman langsung di lapangan diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami warisan budaya serta meningkatkan kepekaan terhadap nilai sejarah dan kebudayaan.
Melalui kegiatan “PBSJ Ngangsu Kawruh”, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai kekayaan budaya Jawa dan Nusantara serta semakin memahami pentingnya pelestarian warisan budaya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa.